Total Tayangan Halaman

Rabu, 04 Februari 2015

Lekker Paimo Semarang


Mengingat nama 'besar"nya semula gw mengira kalo lapak Lekker Paimo ini merupakan lapak permanen atau semi permanen. ternyata begitu sampai di lokasi, lapak ini "cuma" gerobak sederhana dilengkapi 2 kompor kecil. Beberapa ember berisi bahan mentah seperti telur, pisang, adonan lekker teronggok disamping gerobak tersebut.


Tempat jualannya begini aja

Sementara gerobak merekapun terasa "penuh" dengan susunan beberapa bahan makanan kaleng: sosis, susu, keju, saus, selai dan ikan. Jalan Karanganyar yang hanya 2 jalur itupun terasa sesak karena sedikit jalanan dipakai oleh para pedangan lainnya yang berharap berkah dari keraimain pembeli di Lekker Paimo. Ditambah beberapa kursi yang disediakan oleh penjual  di depan SMA Kolese Loyola di jalan Karanganyar Kota Semarang itu.
Gerobak kecil begini aja, yang masak cuma 2 orang


Lekker Paimo konon katanya merupakan lekker paling hits di kota Semarang. lekker bisa dibilang crepes tradisional dengan harga yang terjangkau. Dari informasi yang kami dapat dari pengunjung rutin lapak lekker Paimo buka dari jam 10 pagi hingga waktu tidak ditentukan, hingga adonan habis. berbeda dengan penjual lainnya, di sini juga tersedia lekker rasa asin dengan isi beraneka ragam dengan tambahan satu butir telur sebagai pengikat isi seperti sosis, tuna, keju, yang ditambahkan bawang dan sambal. gw langsung memesan karamel, coklat dan pisang coklat serta telur tuna masing-masing 1 pcs.
Pilihan asin manis, favorite saya? Yang orisinal alias yang tipis.



Para pelanggan seperti sudah tahu apa yang dilakukan begitu sampai di tempat ini,  mencari pulpen dan kertas putih yang sudah disediakan kemudian menulis pesanan dan  meletakkan dibawah tatakan anyaman di gerobak, mengantri dengan sabar dan duduk di kursi yang telah disediakan. kecuali kami, yang memubazirkan waktu sekitar 10 menit karena memesan langsung ke penjual yang asyik dengan aktifitasnya sendiri. hehehhe.
pastikan pesanan kamu ditulis di kertas, dan diantrikan oleh si penjual

Setelah hampir 1 jam pesanan kami sudah selesai, sebelumnya kami "cukup beruntung" mencicipi sepotong lekker pisang coklat. semula gw membayangkan kalo pisangnya bakal utuh, ternyata cuma disendok dan langsung dihaluskan ketika dimasak. adonannya memang terlihat beda, lebih halus. ah enaakk., satu tidak cukup.tidak heran ada yang memesan jenis lekker tipis ini dalam jumlah puluhan.
ini fav saya, coklat, karamel dan pisang coklat

sementara untuk yang rasa telur tuna, kok rasanya terlalu asin. lebih mirip telur dadar. not really my things.

telur tuna, not really my thing. too salty




Jika ke Semarang, jangan lupa untuk mampir ke sini. :)