Jujur aja, setelah 2 minggu berkutat dengan penyakit ini, masih ada tanda tanya sebenernya penyebab tipus itu apa yah? karena beragam statement yang ditodongkan ke inna pas diopname kemaren mulai dari " jajan sembarang yah"..atau "kecapekan yah" bisa juga " ngebet banget kerjanya buk" or " jangan banyak pikiran Na" yang lebih nuduh lagi..." Stress yah Na?" . sebagian ada yang bener sih. setelah googling ternyata ada yang baru inna tau. sekedar berbagi aja sekaligus petanda kalo inna pernah ngalamin sakit ini, he..he..(segitu bangganya). sumber dari sini
========================================================
Pola Hidup Tak Sehat, Penyebab Demam Tipus
Pola hidup tak sehat jelas mengundang berbagai penyakit. Sayangnya, pola hidup semacam ini identik dengan negara berkembang --termasuk Indonesia-- yang masih berkutat dengan masalah kemiskinan. Salah satu penyakit yang kerap terjadi di negara berkembang adalah demam tipus.
Demam tipus masih menjadi masalah besar di negara berkembang. Penyebab penyakit ini adalah Salmonella typhii, bakteri yang dikeluarkan di kotoran individu yang terinfeksi. Media penularan penyakit ini misalnya seafood atau makanan laut (terutama jenis kerang-kerangan) yang diambil dari air tercemar kotoran, buah-buahan, sayur-sayuran yang diberi pupuk kotoran manusia, dan susu yang tercemar. Lalat, dianggap sebagai alat transportasi andal yang membawa bakteri ini ke makanan.
Gejala khas demam tipus adalah demam terus-menerus, sakit kepala, sukar buang air besar (lebih sering pada dewasa), letih, adanya “rose spot” di daerah dada atau perut, dengan derajat ringan hingga berat.
Gejala ini mulai dirasakan sejak satu hingga tiga minggu setelah terinfeksi bakteri. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan penyakit tersebut dari beberapa hari hingga beberapa tahun. Sekitar dua persen hingga lima persen penderita penyakit ini akan menjadi carrier/pembawa bakteri dalam waktu yang lama.
Sebenarnya, pencegahan penyakit ini tidak terlalu sulit, bila masyarakat mau melakukan pola hidup sehat. Minimal, seperti cuci tangan setelah keluar dari toilet (khususnya sebelum atau hendak mempersiapkan makanan), menghindari meminum susu mentah (yang belum dipasteurisasi), menghindari makan kerang-kerangan (kerang, remis, kepiting dll), dan menghindari minum air mentah.
LYH / Gilang