Total Tayangan Halaman

Jumat, 11 Januari 2013

[My First] Puding Coklat

sebenarnya gw bukan pecinta puding, apalagi pakai vla. tapi kalo buat nyoba-nyoba resep aja sih, i dont mind at all. 


resep aslinya dari salah satu blog yang gw seneng bacanya, karena bertahap dan jelas disini. judul aslinya puding coklat double cream, secara memang ga ada krim kental akhirnya memang tidak dipakai baik di puding ataupun di vlanya. oh iya, skip coklat bubuk juga karena coklat bubuk raib diminta tetangga belakang. :D. 
selain ga manut yang diatas ga manut lainnya yang gw lakukan adalah: mengurangi jumlah susu cair yang gw gunakan dan mengarang sendiri kekentalan vla, akibatnya vlanya nyaris sekental agernya. berulang kali kejadian kalo penggunaan tepung maizena akan mengental lebih padat ketika lebih dingin dibandingkan ketika berada diatas kompor. bandel!. 


oke, bahan-bahanya gw copas aja yah:


Bahan:
- 700 ml susu cair ----> make 750ml
- 1 bungkus agar-agar coklat (7 gram)----> pakai merek swallow tea
- 100 ml krim kental (double cream/heavy cream) -----> skip
- 100 gram gula pasir -----> pakai 90gr
- 1 sendok teh vanila ekstrak (optional)
- 200 gram coklat blok, potong kecil-kecil -----> dark chocolate pakai 170gr
- 20 gram coklat bubuk, larutkan dengan 100 ml susu cair ---> skip

Bahan vla coklat
- 300 ml susu cair -----> pakai 250gr
- 50 ml krim kental ----> skip
- 50 gram coklat blok  ---->
- 1/2 sendok makan tepung maizena larutkan dengan 2 sendok makan susu cair ---> awalnya emang setengah sendok, kok pas ngaduk2 rasa2nya kok encer akhrinya tak tambahin 1 sdm lagi. voila! kental aja dong vlanya.
- 50 - 70 gram gula pasir
- 1 sendok teh vanila ekstrak 

Cara Membuat Puding
  •  Panaskan susu dengan vanila...ambil sedikit susu untuk melarutkan agar sebelum dimasukan dalam susu yang sedang dihangatkan. didihkan...aduk terus.
  • masukan dark coklat yang telah dicacah kecil kedalam adonan, termasuk gula pasir. aduk terus (api sedang)...kalo keliatan adonan masih ada hitam-hitam kecil artinya coklat belum meleleh. sempet kepikiran pancinya melepuh..hihihihi, tak aduk terus sampai akhirnya mendidih dan adonan menjadi bener2 smooth tanpa ada flek coklatnya. 
  • setelah mendidih, angkat dan masukan dalam cetakan agar atau cetakan puding. sy pakai yang plastik diameter 3cm, tp cuma isi setengahnya. maklum banyak pasukannya. biar terbagi rata.
Cara Membuat Vla.
ini gw minta mbak untuk mempersiapkan, jadi gw udah sibuk ngisi cetakan, dia gw instruksi memasukkan semua bahan didihkan diatas kompor sampai saat itu coklat dimasukkan, nah saat ketika handover dari simbak gw merasa kok encer sekali vlanya, akhirnya gw tambahin lagi deh maizenanya, ga tanggung2...., 1 sdm sekaligus. :D

rencananya sang vla mau diencerin sedikit lagi biar ga melenceng sekali dari resep aslinya, well...setidak-tidaknya wujudnya. 

Kamis, 03 Januari 2013

Catatan Menuju Guilin dan Guanzhou China (1) : Gather Informasi

Akhir tahun Mbak Ndaru udah mulai kasak kusuk susun itenerary untuk perjalan bulan Mei 2013. tiket dibooking mei 2012 seperti biasa memanfaatkan tiket promo Air Asia.
Dari awal diajak gw ga mudenk si Mbak ngajakin ke kota mana, yang familliar cuma China. i have no idea where  "Guilin" dan Guanzhou is. semoga insya Allah dipanjangkan umur dan rezeki bisa kesampaian kesana Mei 2013 nanti.

ok...lah, kemudian mbak Ndaru berbaik hati browsing sana sini sejak akhir Desember saat gw sibuk berkutat dengan closing akhir tahun di kantor tanpa boss, tepat 31 Desember 2012 diinbox sudah manis nangkring iten sebagai attachment imel dari mbak Ndaru.
belum mudenk dengan mana dan mau kemana....

Ga enak hati, karena belum bisa bantu apa-apa. akhirnya mencoba cari info setelah chatting intens tapi nyambi kerja mengenai hal-hal terpenting terutama hostel yang belum didapat untuk hari k3 5 saat di Yangshou. 

Mengumpulkan info dari locals
 Tebar imel ke tourguide dari Synotrip , menghubungi Jack, tour guide yang paling kita minati karena mengaku  tahu spot-spot rahasia untuk pecinta fotografi. dengan bahasa inggris terbata-bata menulis e-mail ke Jack. cukup informatif dan mengerti maunya kita yang serba ngitung isi dompet untuk melakukan sesuatu. Dia menyarankan kami untuk pakai bis umum daripada sewa mobil untuk one day trip di Yangshou. sedikit misscom tentang lokasi. kami merencanakan untuk hunting sunrise di Xianggongshian lanjut explore Xingping town dan berburu sunset di Yulong River. sementara Jack menyodorkan agenda berburu sunrise dan sunset masing-masing di  Yangshuo bridge dan Gonglong bridge. masih menunggu jawaban Jack karena kami masih konsisten untuk menyewa mobil. 

Usaha mencari informasi dicoba melalui Couchsurfing, akun yang udah bulukan akhirnya siuman kembali, sayangnya informasi dan respon di group Guilin ga didapat. entahlah gw yang ngomongnya agak nyerimpet terus pada ga ngerti gw nanya apa. :D
ya wes...akhirnya masuk ke komunitas Jakarta, alhamdulillah...ada yang respon. nemu orang Malaysia yang stay di Yangshou, eh message sampai dengan hari ke 2 belum berbuah. at least bisa dapat info dari orang lokal. walau mbak Ndaru juga semakin banyak mendapatkan informasi dan semakin yakin dengan pilihannya untuk berburu sunset dan sunrise dike2 titik itu. 

Sedangkan informasi yang didapat dari backpacker dunia juga sampai dengan hari ini lumayan dapat 1 kontak yang pernah menyusuri China 1 bulan. masih tahap info-info awal, tapi masih belum dapat info yang cukup tentang spot fotografi. :D
tips dari si mas ini adalah:
1. bawa baju sedikit aja, beli disana juga murah setelah itu dibuang. :D
2. sedia tunai daripada kartu kredit, yuan lebih baik, usd buat jaga-jaga aja. 
3. hati-hati dengan tukang tilep, polisinya sih pada galak kalau ada penipuan or scam (misalnya saat bayar or terima kembalian) .
4. makanan cukup gampang dicari, (gw belum tau yang dimaksud makanan halal or not....) :D
5. "sedia tissue bawa dan tissu" begitu komenya ketika gw bilang jiper dengan isu toilet disana. "kalo di hotel sih lumayan bersih", begitu info tambahannnya

eh apalagi yah?  

Hostel
sementara Jack mengusulkan kami untuk menginap di Showbizz Inn sekaligus mengirimkan link untuk booking. ndilalah ternyata fully booked untuk tanggal. sementara mbak Ndaru berusaha melirik No Kidd Inn. agak lucu sembari buka No Kidd Inn dari link Jack
chattingan dengan mbak Ndaru....kok omongan inna dan dia ga nyambung ternyata kami membuka link No Kidd Inn yang berbeda. agak curiga ini sebenarnya hostel yang sama, karena foto headernya mirip, cuma beda cropping. tapi melihat alamat kok emang beda. yang satu berlokasi di  No.12 Chengbei rd Yangshuo sedangkan yang  dari hostelbooker NO.22 BingJing road. mendadak ingat iklan DHL expreess versi teriak nama dalam bahasa china. *eh bener ga iklan dhl?