Total Tayangan Halaman

Sabtu, 15 September 2007

Penerbangan itu bernama......

Best Time to Pray
By : Unknown

Bila kita akan 'berangkat" dari alam ini ia ibarat penerbangan ke sebuah negara.

Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Qur'an dan Al-Hadist.

Dimana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines, atau American Airlines, tetapi Al-Jenazah Airlines.

Dimana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tetapi amalan yang tak lebih dan tak kurang.

Dimana bajunya bukan lagi Pierre Cardin, atau setaraf dengannya, akan tetapi kain kafan putih.
Dimana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci.

Dimana passport kita bukan Indonesia, British atau American, tetapi Al-Islam.

Dimana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi 'Laailaahaillallah'

Dimana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail dan lain-lain.

Dimana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi, tetapi sekedar kain yang diwangikan.

Dimana tujuan mendarat bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport atau

Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.

Dimana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber AC dan permadani, tetapi ruang 2x1 meter, gelap gulita.

Dimana pegawai imigrasi adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan.

Dimana tidak perlu satpam dan alat detector.

Dimana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah

Dimana tujuan terakhir apakah Syurga yang mengalir sungai di bawahnya atau Neraka Jahannam.

Penerbangan ini tidak akan dibajak atau dibom, karena itu tak perlu bimbang.

Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak perlu merisaukan masalah alergi atau halal haram makanan.

Jangan risaukan cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya.

Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, anda telah hilang selera bersuka ria.

Jangan bimbang tentang pembelian tiket, ianya telah siap di booking sejak anda ditiupkan ruh di dalam rahim ibu.


YA! BERITA BAIK!!

Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda.

Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.

Oleh karena itu bergembiralah selagi bisa! Dan sekiranya anda bisa!

Hanya ingat! Penerbangan ini datang tanpa 'Pemberitahuan' .

Cuma perlu ingat!! Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk Penerbangan. ...

Saat penerbangan anda berangkat... tanpa doa Bismillahi Tawakkaltu 'Alallah, atau ungkapan selamat jalan.

Tetapi Inalillahi Wa Inna ilaihi Rajiuun....

Kita berangkat pulang ke Rahmatullah. Mati.

3 komentar:

  1. Inna....tolong hurufnya yang lebih terang kalo background hitam....
    Maaf, mata tua saya jadi gak bisa baca......

    BalasHapus
  2. maaf buk popie..., sekarang dah jelas 'tak? ^_^

    BalasHapus
  3. subhanallah...TFS ya mbak inna, akhirat is our next destination, moga kita smua diwafatkan dalam khusnul khatimah..aamiin...btw dirimu kmana td aku tlp kagak diangkat2 hik..hiks...dirimu dah sembuh? moga dah baikan yah...:)

    BalasHapus